Pemetaan pada jalan dilakukan dengan dua cara yaitu:
1) Menggunakan fungsi tracking pada GPS
2) Melakukan tracing atau digitalisasi pada citra dalam JOSM
Berikut contoh yang dilakukan untuk menambahkan informasi mengenai jalan ke OpenStreetMap melalui software JOSM dengan memanfaatkan citra satelit.
Pertama-tama, buka software JOSM kemudian set layer yang hendak anda petakan. Kemudian, seperti biasa anda harus menggunakan tools editing yaitu “Draw Nodes” atau tekan tombol “A” pada keyboard untuk memulai mengedit.
Kemudian, anda bisa melakukan “tracing” atau menambahkan garis untuk mengidentifikasi objek jalan seperti pada contoh di bawah ini.
Kemudian anda dapat mengatur Presets untuk menjelaskan objek jalan tersebut.
Primary: Merupakan jalan primer atau jalan protokol, biasanya menghubungkan dua kota/kabupaten besar.
Primary Link: Jalan utama/protokol yang menghubungkan ke/dari jalan utama menuju jalan raya kelas bawah.
Secondary: Merupakan jalan sekunder, biasanya menghubungkan dua kota/kabupaten atau desa yang lebih kecil.
Secondary Link: Jalan sekunder yang menghubungkan ke/dari jalan utama menuju jalan raya kelas bawah.
Tertiary: Jalan yang diluar dari jalan primer/sekunder yang memiliki lebar lebih dari 4 meter.
Residential: Jalan yang berfungsi untuk mengakses area sekitar permukiman atau menghubungkan area permukiman (misal jalan di perumahan).
Unclassified: Jalan yang tidak memiliki nama secara administratif.
Service: Jalan yang digunakan untuk mengakses bangunan, pantai, tempat perkemahan, atau jalan kecil lainnya. Alley (gang sempit) juga dimasukan dalam kategori ini.
Pedestrian: Jalan yang digunakan khusus untuk pejalan kaki seperti trotoar.
Penjelasan lebih lengkap tentang atribut jalan dapat dilihat di http://wiki.openstreetmap.org/wiki/Map_Features#Highway
Misalnya dalam satu garis lurus terdapat lebih dari satu nama jalan, anda dapat memotong atau membagi jalan tersebut sehingga anda dapat memberikan atribut nama yang berbeda-beda pada setiap bagian. Caranya adalah, gunakan Select, Move, Rotate and Scale Objects tools (atau tekan tombol “S” pada keyboard)
Kemudian, pilih node atau titik pada bagian jalan yang akan dipisah karena memiliki atribut nama yang berbeda.

Klik pada node/titik sebagai batas akhir/awal dari jalan yang memiliki atribut yang berbeda. Anda juga dapat menggeser node/titik ini apabila terdapat kesalahan editing.
Kemudian klik Tools > Split Way (atau tekan “P” pada tombol keyboard)
Setelah itu, jalan akan terbagi dua. Kemudian anda dapat kembali menggunakan Select Tools untuk memberi atribut yang berbeda pada masing-masing jalan yang telah dipisahkan.
Anda juga dapat memilih node/titik yang berpotongan kemudian menentukan presets node/titik tersebut sesuai dengan kondisi jalan. Misalnya menambahkan lampu lalu lintas. Caranya anda pilih node/titik perpotongan pada jalan kemudian Presets > Highway > Waypoints > Traffic Signal
Satu contoh kasus lagi, anda harus ingat bahwa secara otomatis, alur tanda panah akan di-set tergantung dengan bagaimana anda mengarahkan garis tersebut pada saat melakukan proses editing. Namun jika anda ingin merubah arah menjadi sebaliknya, pertama gunakan fungsi Select, kemudian pilih garis-nya (bukan node/titiknya), kemudian klik Tools > Reverse Way
Setelah itu, anda akan melihat perubahan arah panah seperti pada gambar berikut:







kebanyakan udah ada kok.. hehe.. cuma kadang2 ane edit aja dikit biar lebih pas.. ^^v